Posts

Showing posts with the label Curhat

Sisi Lain Medsos: Perang Komentar

Image
Sumber: www.pixabay.com Dahulu, orang mendapatkan berita dan informasi dari media cetak, TV dan radio, iya kan? Nah ketika membaca koran, mendengar radio, dan melihat TV itu kita tidak bisa memberi  feedback  atas informasi yang kita dapat. Jadi kalau sebel atau tidak setuju sama beritanya ya cuma ngomel sendiri, paling mentog ya jadi  ngedumel  ke suami (itu aku), atau jadi bahan  jagongan  sama tetangga. Kalau yang orang-orang pinter mah bisa menanggapinya dengan menulis artikel tandingan, tapi kan peluang dimuatnya di koran ya sedikit sekali.

Terseret ke Dalam Riuh Rendah Dunia Blogging

Image
      Nge-blog sekarang menjadi kegiatan yang semakin diminati, karena nge-blog bebas dilakukan oleh semua orang, laki perempuan, ibu rumah tangga hingga selebriti, tua muda. Saya jadi teringat pada awal ngeblog saya mengikuti blogger cilik bernama Evita Nuh. Waktu itu dia berumur 9 tahun dan sudah punya blog dengan tema fashion. Saya terkagum-kagum karena dia menulis memakai bahasa Inggris, dan foto-fotonya sangat bagus. Sekarang umurnya sudah belasan, namun sayang karena kesibukannya, dia jadi jarang update blognya.

6 Kekuatan Untuk Menghadapi Masalah (Menurut Ust. Yusuf Mansur)

Image
       Sejak mengalami serangan asam lambung sekitar 3 bulan lalu, hingga kini aku belum fit 100℅. Masih terasa efek-efeknya, meskipun tidak tiap hari muncul. Badan terasa kurang segar, dan beberapa kali mengalami kecemasan. Kalau telat makan, tubuh langsung protes, jadi keringat dingin, kepala kliyengan, dan terasa lemas. Parahnya kalau tubuh begitu, kecemasanku muncul. Pikiran-pikiran negatif datang, cemas terhadap hal-hal yang belum tentu terjadi, merasa tidak berdaya, takut sesuatu dan segala perasaan apalah apalah yang bikin kepala tambah ngliyeng. Kalau sudah begitu, yah apa boleh buat...seharian golar goler aja nungguin semuanya sirna.

Balada Kulkas Satu Pintu

Image
          Kalau mau beli kulkas, teman-teman pilih mana? Pilih kulkas satu pintu atau dua pintu? Kalau belum bisa memutuskan, simak ceritaku tentang kulkas satu pintu ini. Seharian tadi berkutat bersihin kulkas. Karena lumayan lama tidak dibersihin, bunga es-nya sudah macam gunung di Antartika sana. Hehe jadi ketahuan deh malesnya. Yah lumayan ribet juga membersihkan bunga es yang ada di freezer tuh, apalagi pakai cara manual. Dari mulai matiin kulkas sampai selesai perlu setengah hari lebih. Senenarnya aku sudah bete level akut dengan bunga es ini. Sangat merepotkan dan tidak praktis. Apalagi munculnya itu cepet banget. Seminggu saja sudah mulai terlihat. Lalu makin lama makin tebal. Jadinya ruang penyimpanan makin sempit, bahan-bahan makanan yang tersimpan sulit diambil karena terbalut es dan yang bikin tambah bete kalau daun pintu freezer jadi patah karena seseorang memaksa membuka padahal terganjal bunga es (belum ketahuan oknumnya, tahu-tahu aja udah ada b...

Go Green dan Irit Beda Tipis

Image
                Sekarang kan gerakan go green lagi booming tuh, nah demi meringankan beban bumi dari kerusakan, tak ada salahnya kalau kita-kita ikutan juga kan? Bagaimana caranya? Yaitu dengan cara mengontrol perilaku kita sehari-hari. Selain sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan, imbasnya juga membuat kita bisa menghemat pengeluaran,....apalagi yang emak-emak pasti suka kan kan kan? Tapi mungkin bagi orang yang sibuk, hal-hal berikut dianggap kurang efisien, karena memang memerlukan tenaga lebih dan kesabaran. Jadi ini semata-mata pengalamanku, ibu rumah tangga, yang tinggal di desa, bukan bagian dari #momwar, okeh ...      Berikut ini adalah kebiasaanku yang kuniatkan untuk go green atau juga sengaja untuk ngirit. Dan setelah kupikir-pikir ternyata aksi go green dan irit itu bedanya setipis rambut dibelah tujuh, alias hampir sama. Jadi kalau lagi malu mengakui sedang ngirit, maka alasan yang bisa dikemukakan ...

Tablet pertamaku, Advan Vandroid T1J+

Image
   Tak ada angin dan badai, tiba-tiba beberapa hari yang lalu Peip mengajak ke pameran gadget dan menawarkan untuk membelikan tablet. Oo..oo.. Yang benar saja, ujarku tak yakin. Aku tak yakin karena merasa ga butuh tablet. Sebenernya kalau dikasih ya tiba-tiba merasa butuh sih hihi. Ya gimana, aku sudah punya 2 hp dan ada PC. Dari gadgetku itu aku rasa sudah bisa meng-cover semua hal. Sms, nelpon, WA, bbm, browsing, dll. Jadi buat apa beli tablet, sayang duitnyeeee kan haha #emak-emak banget. Buat beli paket blackberry aja aku eman, apalagi ditambahi ngopeni  satu tablet lagi... Duh duh ... Apalagi dari yang pernah kubaca, banyak yang bilang kalau blogging pakai tablet itu seringnya typo. Dengan setengah ikhlas aku katakan tidak pada Peip. Tapi Peip bilang nanti pasti aku butuh ketika bepergian, misal seperti kemarin pas di Semarang 3 minggu. Atau pas ke tempat mbah Ngawi, kan biasanya bisa sampai sebulan di sana.           Meski merasa ga perl...

Saya Full Time Mother, Tapi ......

          Mempunyai anak tentu merupakan dambaan bagi tiap pasangan yang menikah. Anak merupakan buah cinta ayah dan bunda yang membuat rumah terasa hangat dan ceria, sehingga kehadiran anak merupakan suatu anugerah yang priceless . Oleh sebab itu banyak bunda menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya.Kabar bagusnya, makin ke sini para bunda makin concern dengan tumbuh kembang anak. Mulai dari asupan nutrisi, edukasi, hingga perkembangan psikologis makin diperhatikan. Tambahan lagi, kehadiran internet di masa sekarang membuat informasi-informasi terkait tumbuh kembang anak dengan mudah kita peroleh.          Seperti anakku Ken ini, bisa dibilang dia adalah anak google. Karena semenjak hamil hingga sekarang aku konsultasinya lebih banyak sama google ketimbang sama dokter hihi #ngirit. Internet memuat banyak sekali informasi dari berbagai kalangan dengan berbagai sudut pandang dan opini. Nah, kabar bu...

Senama tetapi Tak Serupa

         Pernahkah teman-teman mengalami culture shock ? Biasanya kondisi ini dialami seseorang yang berada di tempat baru, belum ngeh sama budaya atau kebiasaan yang ada di sana. Oleh karena itu seseorang itu akan mengalami kebingungan atau kegagapan dengan kebiasaan yang baru tersebut. Culture shock tidak hanya dialami oleh orang-orang beda negara aja. Contohnya siapa lagi kalau bukan aku ini, meski provinsinya tetanggaan dan sama-sama orang Jawa, eh kok ya tetep bingung juga.         Kali ini aku mau sharing tentang nama-nama benda yang mempunyai nama sama, tetapi ketika ngelihat wujudnya ternyata berbeda. Apa saja itu? Cekidot .... 1. Karak     Ngawi:  Nasi aking     Bekonang: Kerupuk beras 2. Sambal goreng     Ngawi: tahu tempe kentang yang dibumbu pedas, dengan wujud kering     Bekonang: labu siam dikasih bumbu pedas, dengan wuju...

ODOJ dan ODOP

Image
         Hari-hari ini banyak orang yang membicarakan tentang ODOJ, bahkan ada juga yang membentuk komunitas-komunitas. Terinspirasi, akupun tergerak untuk ngikutin program ini secara mandiri. ODOJ merupakan kependekan dari One Day One Juz, yaitu program membaca Al-Quran dengan target satu hari satu juz. Sebenarnya program ini bukan hal asing bagiku. Dulu waktu kuliah aku pernah ngejalani ini. Waktu itu mudah saja, karena banyak waktu luang. Biasanya aku bacanya nyicil tiap habis sholat sekitar 2 lembar, sehingga satu hari bisa satu juz. Sangat ringan dan mudah. Ken mau ikut ODOJ juga nih .. :)         Namun kali ini, membaca Al-quran tiap habis sholat terasa suliiiiittttttt. Boro-boro baca Al-quran, sholat dengan tenang dan lengkap dengan dzikirnya aja agak susah. Kenapa bisa begitu? Ya karena buntutku Ken ini ga bisa ditinggal dalam jangka agak lama. Kadang baru sholat dapat dua atau tiga rakaat gitu udah...

Jenguk Kaka di Gontor

1 Muharram 1433 H, kakak katanya lagi libur. minta dijenguk. maka meluncurlah kita (Aku, Kang RW, plus Lik Agus) ke Ponpes Gontor putri 1 di Sambirejo, Mantingan, Ngawi. dengan bekal rambutan setenggok, acara menjenguk jadilah acara piknik yang menyenangkan. ketemu keponakan di bawah rindangnya pohon trembesi. Beberapa keluarga lain juga terlihat bergerombol-gerombol tersebar di area taman luar pondok. tentu momen yang menyenangkan bisa ketemu dengan keluarga, meski hanya sesaat. cukup untuk mengobati kepenatan santri dalam belajar sehari-harinya.

Bau Pasar ..

Seumur-umur di Solo baru kali ini aku nyemplung Pasar Gede. Kalau lewat sih sudah tidak terhitung lagi. Kebetulan hari ini tadi aku keliling daerah Gladag, cari kain di Pasar Beteng, beli ikan, tak ketinggalan makan mi kesukaan, Mie Gajah Mas. Ketika dari Beteng mau ke Pasar Ikan, aku keinget ga punya sayur buat masak besok, aku ajak Kang RW mampir di Pasar Gede yang berseberangan dengan Pasar Ikan. Jadi, sekalian aja satu parkir bisa ke tiga tujuan. Motor diparkir di Pasar ikan, lalu jalan nyebrang ke Pasar Gede. Meski agak kurang yakin apa masih ada yang jualan (karena sudah sore), tapi aku cukup bersemangat. Sejarah je ...pertama kali ke pasar yang konon cukup terkenal ini.. hoho. Di pintu masuk pasar pertama aku lihat ada penjual perkakas rumah tangga seperti centong, pisau, sendok sayur dan teman-temannya. Orang-orang masih cukup banyak yang berseliweran, ayem lah hati ini, berarti masih ada yang jualan. Terlihat di lorong depan sendiri ada penjual sayur-sayuran. Begitu masu...

Tanpa Kuah, Mas!

Image
Menu andalanku pada hari Minggu sore selalu adalah makanan dari warung Padang Embun Pagi. Kenapa? Alasannya adalah karena jarang sekali tempat makan lain yang buka di sekitar sini.hehe... Sering juga beli di situ di lain hari, tetapi Minggu sore bisa dikatakan "selalu". Kemaren, seperti biasa aku membeli untuk dibawa pulang. Lalu aku bilang ke mas yang siap melayani ku. Namun begitu aku mengutarakan menu yang kumaksud, komentar mas nya adalah "Emangnya enak, Mbak?". Aku agak tersentak, tumben kok dikomentarin. Bukannya tiap kali beli di situ menu ku juga seperti itu? dan mas nya biasanya dah apal. Lalu ku perhatikan si mas pelayan, sepertinya dia orang baru. Mungkin sekali ini kali dia mendengar pilihan menu yang agak aneh. Emangnya apa sih yang aku pesan? Waktu itu setelah mengambil nasi, terjadi dialog kira-kira seperti ini: Mas pelayan : Pake apa Mbak ini? Aku : Ehmm... pake ayam goreng, sambel ijo plus daun singkong dan tanpa kuah. Mas pelayan : H...

Kisah Sendok Kecil

Image
Pagi ini ketika mencuci piring, saya menyertakan sendok kecil pengaduk dari tumpukan peralatan yang baru saya bongkar. Saya jadi inget, sendok itu merupakan milik ibu penjual nasi hik di depan rentalku dulu. Sepertinya waktu membeli minuman dari beliau, kami lupa mengembalikannya. Sehingga, waktu boyongan kemarin, sendok yang belom sempat dikembalikan itu kebawa pulang ke kos ku. Sendok kecil ini warnanya kemerah-merah an kayak perunggu, kalau bahasa jawa dibilang “menyu” alias kotor karena sering dipakai sehingga berkerak kecoklatan. Kalau cuma dilap tidak bakalan bisa hilang. Ketika tiba saat aku menggosok-gosok sendok ini dengan spon dan mama lime ku..kugosok pada bagian yang menyu .....dan bim salabim.....ternyata kotoran nya terangkat dan jadi berkilau asli warna stainless steel nya... Maka dalam hati aku bertanya –tanya...berarti selama ini sendok ini barangkali ga pernah di cuci, karena dengan menggosok begitu saja sudah langsung bersih. Kalau di cuci ga bakalan sampai ...

Tak Akrab

Matahari pagi bersinar cerah, udara masih cukup sejuk. Waktu menunjukkan pukul 7.30 ketika saya melewati serombongan kecil anak SD yang rupanya sedang jalan-jalan menikmati pagi. Dilihat dari postur mereka, kemungkinan mereka adalah anak-anak kelas 2 atau 3. Mereka jalan berbaris dengan santai, sambil saling berceloteh riang. Sepertinya mereka dalam rangka pelajaran olahraga, karena mengenakan stel an baju olah raga. Persis di belakangnya ada ibu guru yang mengawalnya. Si ibu guru ini menaiki sepeda motor. Sejenak langsung aku terpikir, kenapa ya kok ibu guru nya naik motor? Kenapa ga jalan bareng –bareng aja? Ga mau capek? Lha wong murid nya aja yang masih kecil bisa kok. Alangkah indahnya jika guru itu bisa jalan bareng-bareng bersama murid nya sambil bercanda dan bercerita. Ibu guru menerangkan tentang alam sekitar yang di lewati mungkin. Sehingga keakraban antara murid dan guru bisa terwujud. Sehingga bisa merubah imej guru bukan merupakan seseorang yang harus ditakuti. Memang ...

Si Mas yang Pemaaf

Beberapa waktu yang lalu, persis di depan saya ada ABG cowok dengan mengendarai motor nyebrang sembarangan, sehingga ada mas2 yg dari arah belakangnya gedandapan menghindari, dan akhirnya jatuh. Si ABG selamat sampai sebrang. dengan muka setengah bingung si ABG mendekati si mas yg nyungsep. Setelah bisa mendirikan motornya, dengan nada yang tak begitu tinggi si mas hanya bilang, "lain kali klo nyebrang ati2", ..Beberapa kali kata itu terlontar dan diakhiri degan menepuk bahu si ABG. saya pun terharu, mas nya baik sekali. Meskipun tidak cedera tetapi saya yakin kejadian itu cukup membuat badannya pegel linu karena menghantam aspal dan tertindih sepeda motornya. Tak banyak aku menjumpai orang yang sangat berlapang dada/pemaaf seperti mas nya itu. Rata-rata, seperti yang sering saya dengar, orang yang merasa dirugikan sebisa mungkin akan memuntahkan kekesalan pada orang yang menyebabkannya rugi tersebut. Bahkan, tak jarang pula dengan kejadian seperti diatas mengakibatkan per...