Posts

Aneka Es Lilin dan Es Loli

Image
    Musim penghujan sudah datang ya, tapi kalau siang masih suka panas banget karena hujan baru datang pada waktu sore. Nah akhirnya aku suka bikin es loli atau es lilin deh buat makanan selingan Ken. Mengingat dia itu suka banget es krim, tapi kalau sering-sering beli ya emaknya kerepotan juga gitu, ( kerepotan leh njereng-njereng duit ) maka aku coba-coba bikin es krim sendiri namun  endingnya  adalah Es Lilin teman-teman hahaha.

#KamisMemories | Radio Baterai

Image
            Beberapa waktu lalu aku ditelpon ibuk, beliau pesan minta dicariin radio baterai. Itu lhoo, radio yang dayanya pakai 2 - 4 batu baterai yang segede gula jawa. Mengapa jaman modern kayak gini malah nyarinya yang model jadul? Padahal kan radio sekarang makin canggih, bisa disambungin pakai usb segala, atau bisa di charge pakai listrik. Kata ibuku sih biar enak, bisa dibawa kemana-mana. Akhirnya aku mengunjungi salah satu toko elektronik di kota Solo, 13 tahun yang lalu aku pernah juga beli radio di situ. Ternyata sekarang toko itu tidak lagi menjual radio, dan menyarankan kami untuk pergi ke Pasar Elektronik Ngarsopuro. Wah, aku baru tahu tempat itu, padahal sering lewat juga. Alhamdulillah,

#SeninRajin | Membuat Kerudung Aplikasi

Image
Nah ini ceritanya aku melihat sisa-sisa kain, mau dibuang kok ya eman-eman. Mau disimpen kok ya numpuk-numpuk di kamar yang sempit ini. Lalu aku inget dulu pernah baca di web nya siapa gitu, tentang kerudung dengan aplikasi yoyo, kayaknya hasilnya cantik banget. Aku cari-cari lagi, eh ketemu. Ya sudah aku cari-cari kerudung polos, dan akhirnya aku mulai berkutat dengan jarum dan benang. Tapi pada akhirnya aku malah tidak pakai yoyo hehe, soalnya ga punya kain motif ternyata, so cuma pakai tile sisa latihan bikin baju dulu. Apa saja sih yang diperlukan untuk membuat kerudung aplikasi ini?

Mie Kriuk Kriuk

Image
         Hari ini Ken banyak bermain bareng temen-temen sekitar rumah yang belum sekolah. Jadi aku lumayan fokus buat beresin pekerjaan rumah, sehingga cepat selesai. Kalau lagi ga ada teman main, maunya aku menemaninya bermain terus. Jadilah pekerjaan simpel pun selesainya bisa berjam-jam karena diselingi ini-itu. Meskipun lumayan membantu, tapi aku juga lihat-lihat teman mainnya. Kalau agak kurang sreg, dalam artian temannya itu suka kasar, atau kata-katanya buruk aku membatasi untuk tak terlalu lama berinteraksi. Kebetulan di sekitar rumah anaknya cewek-cewek, jadi perangainya lebih soft. Aku tak terlalu khawatir melepasnya sendiri untuk beberapa saat.         Nah mie kriuk kriuk ini dibuat untuk camilan Ken sama temen-temen TPA-nya kemarin sore. Namanya juga anak-anak, mereka tuh suka aktif bereksplorasi kalau udah selesai gilirannya belajar ngaji. Nah biar anteng ga ganggu-ganggu kawannya, kubawain ini aja, murah meriah..haha ...

Simponi Hujan di Tahun 90-an

Image
Tanaman Uwi            Aku tinggal di sebuah dukuh kecil di tengah sawah, jauh dari keramaian dan pusat hiburan. Hujan adalah hiburan. Aku sangat senang dengan hujan. Kami biasa main kejar-kejaran di bawah derasnya curahan air dari langit, perosotan di tanah becek, atau sekadar menari-nari di halaman. Jika tak sempat bersentuhan, maka aku sering menikmatinya di serambi belakang rumah sambil makan jagung rebus dan menggoda ayam-ayam yang sedang ikut berteduh memakai biji jagung rebusku dengan main dok neng ceret topeng.         Hujan adalah kehidupan. Hujan memberi kami cadangan air bening dengan mudah dengan hanya menampungnya di teras rumah. Biasanya kami harus mengangkutnya dari sungai. Halaman belakang yang musim kemarau lalu kosong, sekarang sudah penuh dengan pucuk-pucuk uwi,  gembili, suweg, lengkuas, jahe, kunyit, temulawak juga puyang.         Hujan memunculkan laron-laron dari sarangnya, ...

Gotong-Royong dalam Pernikahanku

Image
       Di berbagai kebudayaan, pernikahan merupakan salah satu upacara adat yang penting, sehingga kebanyakan diselenggarakan dengan aneka upacara yang meriah, banyak makanan dan mengundang banyak orang. Karena menjadi perhelatan yang cukup besar, maka tentu tak bisa hanya mengandalkan tenaga pihak keluarga saja untuk menangani berbagai keperluan acara. Di sinilah peranan gotong-royong diperlukan, yaitu bekerja sama membantu kegiatan upacara pernikahan, istilahnya di desaku. adalah rewangan (perbantuan). Di desa gotong royong ini masih eksis, karena biasanya penduduk satu desa saling kenal dengan baik jadi tak segan-segan untuk meminta tolong. Beda dengan di kota yang tak saling kenal, penduduk berasal dari berbagai wilayah, dan pekerjaan yang menyita waktu menyebabkan gotong-royong susah untuk dilakukan. Sehingga kini banyak menyerahkan urusan pernikahan kepada EO.

Bagaimana Cara Makan Mundu?

Image
   Beberapa waktu yang lalu, aku ke pasar diantar ay. Ketika melewati kios-kios kelontong, tiba-tiba aku dicolek ay "itu buah apa ya?" tanyanya sambil nunjuk ke dagangan simbah tua. Kulihat ada buah berwarna kuning, pasti itu yang dimaksud. "Kayaknya itu mundu deh, kamu mau nyobain?" kataku. Akhirnya belilah buah kuning itu tiga ribu rupiah, dapat banyak, 10 butir lebih. Kiranya si ay tak sabar mencicipi buah yang baru kali ini diliatnya, ketika kutinggal belanja, eh dia njedodot di depan sebuah toko yang tutup, dan mencicipi itu buah. Begitu aku menyusulnya dan melihat dia makan aku langsung nimbrung,, minta bagianku. Tanpa pikir panjang kugigit langsung..dan aww aww aww...aku meringis..asem bener saudara-saudara. Jadi inget tadi memang simbah bakulnya pesan makannya kalau udah empuk buahnya. Mundhu     Aku dulu udah pernah nyicipin kayaknya, tapi sudah lupa rasanya. Pas aku kecil ada satu pohon di samping rumah, tapi jarang berbuah. Sekilas seperti jeruk ya...