Beberapa waktu yang lalu, aku ke pasar diantar ay. Ketika melewati kios-kios kelontong, tiba-tiba aku dicolek ay "itu buah apa ya?" tanyanya sambil nunjuk ke dagangan simbah tua. Kulihat ada buah berwarna kuning, pasti itu yang dimaksud. "Kayaknya itu mundu deh, kamu mau nyobain?" kataku. Akhirnya belilah buah kuning itu tiga ribu rupiah, dapat banyak, 10 butir lebih. Kiranya si ay tak sabar mencicipi buah yang baru kali ini diliatnya, ketika kutinggal belanja, eh dia njedodot di depan sebuah toko yang tutup, dan mencicipi itu buah. Begitu aku menyusulnya dan melihat dia makan aku langsung nimbrung,, minta bagianku. Tanpa pikir panjang kugigit langsung..dan aww aww aww...aku meringis..asem bener saudara-saudara. Jadi inget tadi memang simbah bakulnya pesan makannya kalau udah empuk buahnya. Mundhu Aku dulu udah pernah nyicipin kayaknya, tapi sudah lupa rasanya. Pas aku kecil ada satu pohon di samping rumah, tapi jarang berbuah. Sekilas seperti jeruk ya...