Tak Akrab
Matahari pagi bersinar cerah, udara masih cukup sejuk. Waktu menunjukkan pukul 7.30 ketika saya melewati serombongan kecil anak SD yang rupanya sedang jalan-jalan menikmati pagi. Dilihat dari postur mereka, kemungkinan mereka adalah anak-anak kelas 2 atau 3. Mereka jalan berbaris dengan santai, sambil saling berceloteh riang. Sepertinya mereka dalam rangka pelajaran olahraga, karena mengenakan stel an baju olah raga. Persis di belakangnya ada ibu guru yang mengawalnya. Si ibu guru ini menaiki sepeda motor. Sejenak langsung aku terpikir, kenapa ya kok ibu guru nya naik motor? Kenapa ga jalan bareng –bareng aja? Ga mau capek? Lha wong murid nya aja yang masih kecil bisa kok. Alangkah indahnya jika guru itu bisa jalan bareng-bareng bersama murid nya sambil bercanda dan bercerita. Ibu guru menerangkan tentang alam sekitar yang di lewati mungkin. Sehingga keakraban antara murid dan guru bisa terwujud. Sehingga bisa merubah imej guru bukan merupakan seseorang yang harus ditakuti. Memang ...