Jangan Menunda | Balada Tepung Beras

Pic: pixabay Pagi itu aku dibuat gundah gulana, apa pasal? Karena aku menemukan tepung beras yang kemarinnya aku jemur sudah dalam kondisi mencurigakan. Tepung beras yang kutaruh tampah itu permukaannya sudah menunjukkan ada jejak-jejak sesuatu. Belum lagi ceceran tepung di luar tampah, yang semakin menguatkan pradugaku, kalau tepung setampah itu habis dipakai "jag-jagan" sama tante tikus semalam. Antara sayang dan jijik, bikin aku bingung sendiri. Mau membuangnya sayang banget, itu tepung baru saja nggilinginnya, baru kemarinnya, baru kepakai 4 genggam juga. Mau mengolahnya lagi nggak tega, karena membayangkan tikus-tikus serakah itu habis lari-larian di atasnya, mencicipi pakai mulutnya, mungkin juga sambil glesotan bak di permukaan salju.... haiisshhh...jiijaayyy. Aku sudah bertekad untuk tak memakai lagi tepung itu, meski belum juga membuangnya sampai sekarang wkwkwk....sayaanggg iih, tepungnya masih kelihatan putih tanpa kotoran apapun. Tak habis-habisnya ...